Buka Peluang Kemitraan Industri, BRMP Sayuran Gelar Open House...
LEMBANG, 19 Agustus 2026 — Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) menggelar kegiatan Open House berbasis Temu Bisnis (Business Matching) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini dibuka dan dipandu langsung oleh Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Hortikultura, Dr. Inti Pertiwi Nashwari, S.P., M.Si.
Dalam sambutannya, Dr. Inti Pertiwi menegaskan pentingnya membuka ruang interaksi seluas-luasnya antara unit kerja pemerintah dengan pelaku usaha serta petani pengguna teknologi.
"Pelaksanaan Open House merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk membuka ruang interaksi yang lebih luas antara unit pelaksana teknis lingkup BRMP Hortikultura dengan para pengguna hasil perakitan. Kebutuhan terhadap komoditas sayuran terus berkembang, sehingga harus direspons melalui penyediaan varietas yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan pasar," ujar Dr. Inti Pertiwi.
Sesi utama temu bisnis dilanjutkan dengan pemaparan profil kelembagaan dan keunggulan komoditas unggulan BRMP Sayuran oleh Dr. Eti Heni Krestini, S.P., M.P. Guna memberikan kepastian skema kemitraan, Jayu, SE.Ak., MBA., memaparkan secara rinci mekanisme kerja sama pemanfaatan hasil perakitan dan perekayasaan modernisasi pertanian bagi calon mitra dan pelaku industri perbenihan.
Rangkaian acara kemudian memasuki sesi dialog interaktif antara jajaran BRMP, calon mitra bisnis, kelompok petani, dan stakeholders. Sesi ini menjadi wadah kolaborasi langsung dalam merumuskan arah pengembangan varietas yang relevan dengan dinamika pasar saat ini.
Menanggapi tantangan perbenihan nasional, Dr. Inti Pertiwi menyampaikan bahwa kunci keberhasilan riset pertanian terletak pada penggabungan kekuatan materi genetik yang dimiliki pemerintah dengan pemahaman pasar yang dimiliki dunia usaha.
"Salah satu kekuatan BRMP adalah tersedianya sumber daya materi genetik. Perakitan varietas baru tidak harus dilakukan sendiri, melainkan melalui kolaborasi yang saling melengkapi. BRMP memiliki SDM dan materi genetik, sementara pelaku usaha memahami karakteristik produk yang diminati konsumen serta dinamika pasar," jelasnya.
Ia pun mengajak para pelaku usaha dan asosiasi perbenihan untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas serta sumber daya yang ada di BRMP.
"Kegiatan ini bukan sekadar menampilkan hasil, tetapi menjadi ruang pertemuan antara inovasi dengan kebutuhan petani, dunia usaha, dan pasar.
Kami mengajak para pelaku usaha untuk tidak ragu berkomunikasi dan berinteraksi agar sumber daya yang dimiliki pemerintah dapat bertemu langsung dengan kebutuhan nyata di lapangan," pungkas Dr. Inti Pertiwi.
Selain agenda diskusi dan temu bisnis, rangkaian acara ini juga menyajikan pameran inovasi pertanian. Pameran tersebut secara khusus menampilkan display varietas unggul hasil perakitan BRMP Sayuran, seperti komoditas bawang putih, bawang merah, dan kentang, serta teknologi perekayasaan pertanian modern. Melalui display ini, para calon mitra dan pelaku usaha dapat melihat langsung performa serta karakteristik keunggulan varietas secara visual.